Padang, Sumbarlivetv – Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama panitia Blue Ocean Minang Run (BOM Run) 2026 menggelar pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (11/5/2026). Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan event lari yang diinisiasi PB IKASMANTRI sebagai bagian dari promosi wisata, budaya, dan penguatan ekonomi masyarakat Kota Padang.
Ketua Harian PB IKASMANTRI, Yulviadi Adek, mengatakan BOM Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga media untuk memperkenalkan identitas dan potensi Kota Padang kepada peserta dari berbagai daerah.
“Kegiatan ini menjadi bentuk kecintaan terhadap Kota Padang. Tidak hanya soal olahraga lari, tetapi juga bagaimana mengenalkan pantai, kawasan Kota Tua, budaya, hingga legenda Siti Nurbaya kepada generasi muda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyerahan race pack akan dipusatkan di Youth Center dengan menghadirkan festival UMKM dan kuliner khas Padang. Sementara pada race day yang dijadwalkan berlangsung 9 Agustus 2026, peserta akan melintasi sejumlah kawasan wisata seperti Pantai Padang, Kota Tua, hingga Bukit Gado-Gado.
Panitia menyiapkan tiga kategori utama yakni 5K, 10K, dan 21K. Selain itu, tersedia pula kategori khusus bagi anak usia 6–12 tahun dan lansia sebagai bagian dari kampanye kota sehat dan ramah bagi seluruh kalangan.
Menurut Yulviadi, antusiasme peserta terus meningkat. Hingga saat ini, sekitar 1.900 tiket telah terjual dan mayoritas peserta berasal dari luar Kota Padang maupun luar Sumatera Barat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut baik pelaksanaan BOM Run 2026. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pengembangan sport tourism di Kota Padang.
“Kami mendorong agar event lari ini tidak sekadar olahraga, tetapi juga terhubung dengan sektor pariwisata, konservasi laut, pemanfaatan kawasan Kota Tua, hingga aspek gastronomi,” kata Fadly.
Pemko Padang bersama panitia berharap BOM Run dapat menjadi agenda tahunan berskala nasional yang mampu menghadirkan pengalaman wisata olahraga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.










