Sumbar, Sumbarlivetv – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam berinteraksi di ruang digital. Pesan yang disampaikan bukan sekadar imbauan hukum, tetapi juga pendekatan emosional agar warganet mengedepankan etika serta saling menghargai satu sama lain.
Polda Sumbar menegaskan bahwa setiap akun di media sosial mewakili individu yang memiliki perasaan. Karena itu, penggunaan bahasa yang santun dinilai penting, tidak hanya sebagai cerminan kepribadian, tetapi juga sebagai upaya menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat di dunia maya.
“Selisih paham itu biasa, namun menyampaikannya dengan dewasa adalah pilihan yang bijak,” demikian pesan yang disampaikan. Ajakan ini mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi saat menghadapi perbedaan pendapat.
Dalam upaya menciptakan ruang digital yang lebih kondusif, Polda Sumbar menekankan tiga nilai utama. Pertama, ketulusan dalam bertutur melalui penggunaan bahasa yang sopan sebagai bentuk penghormatan. Kedua, menghindari ujaran kebencian yang dapat merusak hubungan sosial. Ketiga, kedewasaan dalam berpendapat dengan menerima keberagaman pandangan sebagai hal yang wajar.
Melalui pesan ini, Polda Sumbar berharap media sosial dapat menjadi sarana berbagi informasi yang positif serta mempererat hubungan antarwarga. Dengan menjaga tutur kata, diharapkan ruang digital di Sumatera Barat menjadi lebih aman, nyaman, dan harmonis bagi semua kalangan.












