Berita terkini dari berbagai sumber di indonesia baik dari politik, ekonomi mapun budaya serta berita terbaru lainnya di sumbar tv live
SUMBAR LIVE TV, TERDEPAN MENGABARKANIndeks

Menjelang HUT RI Ke – 80 Petani Tigo Nagari Belum Mendapatkan Harga Het Pupuk Bersubsidi

Tigo Nagari – Menjelang HUT RI ke-80, memang masih ada keluhan dari petani mengenai harga pupuk yang dianggap mahal, terutama pupuk subsidi. Meskipun pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk pupuk bersubsidi, seperti Urea Rp2.250/kg dan NPK Phonska Rp2.300/kg, faktanya di lapangan, harga tersebut seringkali tidak tercapai.

Beberapa faktor yang menyebabkan keluhan ini antara lain:

Harga di tingkat pengecer:

Harga pupuk di tingkat pengecer, terutama di kios-kios, seringkali lebih tinggi dari HET. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk biaya distribusi dan keuntungan yang ingin diperoleh oleh pengecer.

Sistem pembelian kredit/yarnen:

Beberapa petani membeli pupuk secara kredit atau yarnen (bayar setelah panen), yang seringkali melibatkan kesepakatan harga yang berbeda dari HET.

Kelangkaan pupuk:

Ada beberapa jenis pupuk, seperti NPK, yang seringkali langka di pasaran, sehingga harganya bisa lebih mahal.

Ketergantungan pada pupuk anorganik:

Ketergantungan petani pada pupuk anorganik (kimia) juga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi pada kelangkaan dan tingginya harga pupuk, karena permintaan yang tinggi.

Pemupukan tidak berimbang :

Pemupukan yang tidak sesuai dengan anjuran pemerintah juga bisa menyebabkan petani membutuhkan pupuk lebih banyak, yang pada akhirnya meningkatkan biaya.

Meskipun ada keluhan, pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Pupuk Indonesia terus berupaya untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pupuk bagi petani, termasuk dengan menetapkan HET dan melakukan pengawasan di lapangan. Petani juga dapat mengajukan penyerapan pupuk subsidi sesuai dengan kebutuhan mereka.

Liputan :Eky Afriady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *